Posted in Cinta

Sekedar Berpuisi

Kubiarkan cinta ini pelan-pelan mulai merayap pergi…

Bangkit dan meninggalkan seluruh kepahitan yang selama ini selalu mendera dirinya.

Wahai, hati. Selamat. Kau takkan terluka lagi.

Karena cinta baru saja beranjak pergi.

Penantian serta kesabarannya selama berbulan-bulan tak membuahkan hasil apapun.

Itulah sebabnya ia memutuskan untuk menyerah.

Membiarkan rasa yang pernah ada itu terbuang dan terbengkalai.

Aku tahu. Walau demikian, sesungguhnya masih ada rasa yang tertinggal.

Ada sedikit pahit yang tertahankan.

Namun, tenang saja. Itu tidak menimbulkan arti apa-apa.

Saat ini, aku cuma mau menerima kenyataan.

Dia telah bahagia bersama dengan oranglain. Maka akupun harusnya begitu. Dapat bahagia tanpa sosok dirinya.

Dan memang seharusnya begitu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s