Posted in Sedikit Inspirasi

Coretan Selembar Kertas

Kali ini mari refresh sejenak dari tulisan-tulisan suram yang sebelumnya berjejer rapih pada blog ini. Mari membahas soal coretan pada buku tulis~

 


Pernah melakukan ini?

Mencorat-coret selembar kertas paling belakang dari buku tulis kita sendiri. Yang entah sekedar membuat garis-garis tak beraturan atau sekedar kata-kata yang terselip dari dalam hati, menganggu konsentrasi.

Ataukah mungkin dengan kemunculan sebuah ide serta inspirasi yang kedatangannya tak tepat waktu, karena kita masih belajar di kelas? Sehingga mau tak mau kita tampung saja ide itu ke lembaran kertas terakhir dari buku tulis kita.

Mau dibilang apa. Kebiasaan semacam ini entah mengapa merupakan kegiatan paling menyenangkan (menurutku). Terlebih saat kita sudah mulai mulai merasa jenuh dengan mata pelajaran. Mau dipaksa bagaimanapun, yang namanya rasa jenuh itu pasti kerap kali datang.

Nah, salah satu cara untuk membuang rasa jenuh itu, selain terkantuk-kantuk ya dengan corat-coret di selembar kertas. Meluapkan segenap rasa jengah dari hati ini melalui sebuah pena. Menuangkan seluruh isinya ke dalam bentuk tulisan agar tak terus menerus mengendap di hati.

Dan kalau ingin sebuah saran, aku akan menyarankan lebih baik kita curhat pada lembaran kertas buku ‘diary’ daripada dengan teman kita sendiri. Tak peduli sedekat apapun dia dengan kita.

Alasannya?

Pahami ini, dimana lagi kita dapat dengan bebas mengungkapkan seluruh emosi terdalam dari hati kita selain pada sebuah lembaran kertas? Tanpa di hantui rasa takut kalau sekiranya oranglain tahu? Tanpa cemas bila nantinya aib kita dibicarakan dimana-mana?

Bukan bermaksud untuk su’udzon. Tetapi hampir disetiap harinya selalu terjadi. Seorang sahabat itu cuma manusia biasa, yang terkadang bisa khilaf dan tanpa sadar membocorkan semua aib yang telah kita ceritakan.

Tentunya, selembar kertas ataupun sebuah buku tidak bisa melakukan itu.

Buku dengan lembaran-lembaran kertasnya. Salah satu media ‘praktis’ yang mampu menjaga rahasia kita dengan aman. Asal dijaga dan simpan baik-baik, jangan sembarang taruh.

Biar tumpah ruah segala kekesalan kita. Terbuang pula seluruh kesedihan yang mengiris hati. Tulis semuanya di selembar kertas. Maka perasaan hati pun akan terasa lebih damai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s